Kamis, 22 Juli 2010

SINAR

MOTIVASI

Kamis,22 July 2010

SINAR

Akhir november 2009 lalu, ketika fenomena sinar sang ''pahlawan kecil" dari mandar sedang mencuat ke permukaan.sangat mengharukan ! kisah anak usia 5 tahun mengurus ibunya yang lumpuh. saat saya menyaksikan sinar saya menitikkan airmata. sinar bocah belia itu menampakkan bakti,cinta,dan kasih sayangnya pada sang bunda,mengabaikan masa kecilnya pada saat anak-anak seusianya menghabiskan waktunya dengan bermain,sementara ia harus berada disamping bundanya yang sakit sejak 2 tahun yang lalu.
kisah tersebut memperlihatkan potret keluarga menyedihkan yang dilanda derita dan nasib suram di sebuah pelosok dari pulau mandar, tetapi mereka mampu melewati hari-harinya dengan gigih dan tegar. sinar menakjubkan benar-benar bisa menjadi sinar bagi sang bunda.
sinarlah yang membantu dan menemani ibunya selama ini. mulai dari memindahkan atau menggeser tubuhnya,masak,makan,minum,mandi,hingga buang air. semua itu ia kerjakan sendiri dengan penuh cinta dan kasih sayang. tayangan yang ditampilkan disejumlah stasiun swasta ini bahkan sanggup meruntuhkan airmata mereka yang menyaksikannya, ada rasa iba dan takjub sekaligus melihat bocah usia 5 tahun yang tampak penuh tanggung jawab melakukan tugas mulianya, sambil mengusap mesra pipi ibunya.
karena kisah tersebut telah mengajarkan saya bagaimana seharusnya berbakti kepada orang tua dan ini sangat ironis dengan kenyataan betapa banyak sudah berita tersaji: seorang anak tak sudi melayani ibunya yang renta atau lumpuh dan tak mampu lagi berbuat apa-apa. bahkan sampai ada yang membunuhnya. sekali lagi, sinar adalah figur inspirator bagi kita semua. dengan ketulusannya,ketegarannya,kegigihannya,dan tentu saja kesabarannya. dan yang lebih menakjubkan adalah ajaran moral oleh sang bunda bahwa hidup yang disyukuri itu hidup yang berpeluh-peluh dan pantang untuk mengemis telah menguatkan sinar dan ibunya. cerita ini menunjukkan kepada kita, bahwa pendidikan dasar yang sangat menentukan masa depan anak itu bukan semata tergantung pada lembaga resmi yang bernama sekolah, namun juga pada keluarga.